Jenis-Jenis Material Bangunan yang Wajib Diketahui Pemilik Rumah
24 Nov 2025 • tips
Ketika membangun atau merenovasi rumah, banyak pemilik rumah bingung memilih material yang tepat. Padahal, kualitas material sangat menentukan kekuatan struktur, daya tahan, serta biaya perawatan jangka panjang.
Agar tidak salah pilih, berikut adalah daftar material bangunan terpenting yang wajib Anda ketahui sebelum memulai proyek pembangunan.
1. Material Struktur (Struktur Utama Bangunan)
Material ini berfungsi menopang beban bangunan, menjaga kekuatan, dan memastikan rumah aman.
a. Beton
Campuran semen, pasir, kerikil, dan air.
Kelebihan:
-
Sangat kuat & tahan lama
-
Kokoh untuk struktur utama
Digunakan untuk: pondasi, sloof, kolom, balok, dak.
b. Besi & Baja
Termasuk besi tulangan (rebar), baja WF, H-Beam, dan besi hollow.
Fungsi:
-
Menguatkan beton
-
Struktur atap
-
Rangka bangunan
c. Batu Bata / Batako / Hebel
Untuk dinding bangunan.
| Material | Kelebihan |
|---|---|
| Batu Bata Merah | Tahan panas, kuat, meredam suara |
| Batako | Lebih ringan & cepat pemasangan |
| Hebel (AAC) | Ringan, kedap suara, isolasi panas terbaik |
2. Material Atap
Fungsi atap adalah melindungi rumah dari cuaca dan memberikan estetika visual.
a. Genteng Tanah Liat
-
Tahan lama
-
Tidak panas
-
Estetis
b. Genteng Metal
-
Ringan
-
Anti karat
-
Cocok untuk rumah modern
c. Atap Baja Ringan
Sebagai rangka atap: kuat, anti rayap, harga stabil.
d. Atap Polycarbonate / Alderon
-
Cocok untuk kanopi
-
Tahan sinar UV
3. Material Lantai
Lantai mempengaruhi desain dan kenyamanan di dalam rumah.
a. Keramik
-
Harga terjangkau
-
Banyak motif
b. Granit / Marmer
-
Kesan mewah
-
Kuat & berkelas
-
Harga lebih tinggi
c. Vinyl / SPC
-
Tahan air
-
Empuk & hangat
-
Cocok untuk kamar
d. Parket Kayu
-
Estetika alami
-
Perlu perawatan ekstra
4. Material Pintu & Jendela
a. Kayu
-
Estetika natural
-
Cocok untuk pintu utama
-
Perlu perlindungan anti rayap
b. Aluminium
-
Anti karat
-
Ringan
-
Cocok untuk jendela modern
c. uPVC
-
Peredam suara terbaik
-
Tahan cuaca
-
Anti rayap & tidak melengkung
5. Material Finishing Dinding
a. Cat Tembok
-
Interior: low VOC, anti jamur
-
Exterior: anti UV, tahan cuaca
b. Wallpaper
-
Motif variatif
-
Cepat pemasangan
c. Batu Alam
-
Untuk fasad, taman, aksen ruangan
d. Plester Aci
Dasar sebelum pengecatan, menentukan kerataan dinding.
6. Material Plafon
a. Gypsum
-
Mudah dibentuk
-
Rapi
-
Banyak model (drop ceiling, hidden lamp)
b. PVC
-
Anti air, anti rayap
-
Cocok untuk kamar mandi & dapur
c. GRC
-
Tahan lembab
-
Lebih kuat dari gypsum
7. Material Pipa & Instalasi
a. Pipa PVC
Untuk air bersih & air kotor.
b. Pipa PPR
Lebih kuat, tahan panas, untuk air panas.
c. Kabel Listrik
Gunakan minimal:
-
NYA / NYM berkualitas
-
Stop kontak & MCB standar SNI
Instalasi menentukan keamanan rumah jangka panjang.
8. Material Kusen
a. Kayu Jati / Meranti / Kamper
Estetis, tetapi perlu anti rayap.
b. Aluminium
Ringan, modern, anti karat.
c. uPVC
Kedap suara dan tahan cuaca—banyak dipakai pada rumah modern.
9. Material Sanitasi & Kamar Mandi
-
Keramik anti slip
-
Wastafel & kloset (One-piece / two-piece)
-
Shower set
-
Floor drain anti bau
-
Cubicle kaca tempered (opsional)
Kamar mandi harus anti lembab dan aman.
10. Material Tambahan untuk Keamanan & Kenyamanan
a. Insulation (Peredam Panas & Suara)
Seperti aluminium foil, glasswool, atau rockwool.
b. Waterproofing
Sangat wajib untuk:
-
Dak / rooftop
-
Kamar mandi
-
Area lembab
c. Sealant & Lem
Untuk sambungan aluminium, kamar mandi, dan banyak bagian lainnya.
Kesimpulan
Memahami jenis-jenis material bangunan sangat penting untuk:
-
Menghindari kesalahan pemilihan material
-
Mengatur budget dengan tepat
-
Meningkatkan kualitas dan kenyamanan rumah
-
Mencegah kerusakan dalam jangka panjang
Dengan memilih material yang tepat dan berkualitas, rumah akan lebih kokoh, indah, dan minim perawatan selama bertahun-tahun.